Bangun Rel Baru, Puluhan Rumah Bakal Tergusur

Di tulis oleh EDITOR : IMRON ARLADO | Pada 23 September 2019| 0 Komentar 24 Dilihat

KRANGGAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Puluhan kepala keluarga yang tinggal di bantaran rel kereta api (KA) di Kota Mojokerto terancam kehilangan tempat tinggal. Mereka harus bersiap-siap segera boyongan. Karena rumah mereka akan terdampak proyek double track atau jalur ganda.

Salah satu hunian yang cukup banyak terimbas adalah deretan rumah yang berada di Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Setidaknya, terdapat lebih dari 30 bangunan yang berdiri di sepanjang bantaran rel KA mulai dari Lingkungan Kedungkwali hingga Miji tersebut. Mereka harus mencari alternatif tempat tinggal lain karena rumahnya akan tergusur oleh proyek jalur ganda KA Jombang-Wonokromo, Surabaya itu.

Di antaranya adalah rumah milik Sumarlik, warga Lingkungan Kedungkwali Gang 1. Sejak awal menerima sosialisasi bakal dilaksanakan proyek double track, dirinya mengaku pasrah jika rumahnya akan dibongkar. ’’Mau bagaimana lagi. Karena memang tidak ikut memiliki lahan. Jadi ya pasrah saja,’’ terangnya saat ditemui di rumahnya, Minggu kemarin (22/9).

Sebagian rumahnya memang berdiri di atas lahan milik PT KAI. Sementara sebagian lainnya sudah memiliki legalitas kepemilikannya secara pribadi. Karena itu, Sumarlik merasa masih beruntung lantaran tidak tergusur dari rumah yang ditempati sejak 1983 itu. Kendati demikian, dampak proyek double track memaksa menggerus bangunan teras dan separo dari ruang tamu rumahnya. ’’Yang penting masih bisa tetap tinggal di sini, meski rumahnya nanti jadi lebih sempit,’’ tutur ibu 59 tahun ini.

Berbeda nasib dengan Didik, warga Lingkungan Kedungkwali lainnya yang terpaksa harus merelakan seluruh bangunan rumahnya tergusur. Meski mengaku legawa, tetapi dia mengaku bingung lantaran tidak memiliki tempat tinggal lain. ’’Sementara ini tinggal bersama orang tua,’’ katanya.

Dari informasi yang diperolehnya, eksekusi bakal dilakukan Oktober bulan depan. Untuk itu, mulai saat ini Didik telah megosongkan rumah dengan mengemasi barang-barangnya. Namun, pihaknya belum melakukan pembongkaran bangunan fisik karena menunggu ganti rugi yang dijanjikan sebelumnya. ’’Katanya nanti ada tim penilai. Kalau memang ada ganti ruginya, langsung saya mulai bongkar,’’ tandasnya.

Menurutnya, lahan dan bangunan yang terdampak pembangunan double track berada di sepanjang 13 meter di sisi selatan rel saat ini. Dia mengatakan, kurang lebih terdapat 30 lebih rumah warga yang berdiri di sepanjang rel KAI di Lingkungan Kedungkwali-Miji. Selain memanfaatkan lahan dari PT KAI, sebagian juga mencaplok lahan hak milik warga. Masing-masing rumah yang terimbas telah ditandai oleh petugas. ’’Rata-rata ada 1 meter lahan milik warga yang kena kepras,’’ tuturnya.

Selain di Kelurahan Miji, dampak proyek jalur ganda juga berada di Kecamatan Prajurit Kulon. Jumlahnya juga diperkirakan cukup banyak. Karena puluhan bangunan permanen maupun semi permanen berdiri di atas lahan PT KAI di Lingkungan Prajurit Kulon IV.

(mj/ram/ris/ron/JPR)

 


Sumber : https://radarmojokerto.jawapos.com/read/2019/09/23/157090/bangun-rel-baru-puluhan-rumah-bakal-tergusur


  • Tidak Ada Komentar